Media Cakrawala NTB.Com – Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, melantik dan mengambil sumpah jabatan 274 pejabat struktural dan pejabat fungsional di lingkungan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendukung percepatan pembangunan daerah..
Pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Bima Ady Mahyudi di Aula Kantor Bupati Bima, Rabu, 22/07/2026 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Pada jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II), tiga pejabat dilantik, yakni M. Amin, S.Sos yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Zainudin, S.S yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta M. Farid, SKM., MPH yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pembangunan Sosial Budaya Bappeda menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Selain pejabat eselon II, pemerintah daerah juga melakukan rotasi dan promosi pada jabatan administrator (Eselon III). Di antaranya H. Ahyani, S.Ag yang sebelumnya bertugas sebagai Analis Kebijakan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat dilantik menjadi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah. Edison, SE dipercaya sebagai Camat Wera, Arsyad, SE sebagai Camat Ambalawi, dan Gunawan, S.Pd., M.Pd sebagai Sekretaris Camat Bolo.
Pada jabatan pengawas (Eselon IV), Titian Sumarni, SE dilantik sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Palibelo.
Pelantikan juga mencakup sektor pendidikan dengan mengukuhkan sebanyak 264 kepala sekolah yang terdiri atas kepala SMP, kepala SD Negeri, dan kepala TK di bawah Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bima.
Bupati Ady Mahyudi mengatakan pelantikan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dalam meningkatkan kapasitas birokrasi agar mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat.
Menurut dia, jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Lanjutnya
"Bapak dan Ibu yang hari ini dilantik harus memahami bahwa jabatan adalah amanah. Tunjukkan kinerja yang lebih baik, bangun pelayanan publik yang berkualitas, dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," kata Ady Mahyudi.
Ia juga meminta seluruh pejabat yang dilantik menjadi penggerak reformasi birokrasi serta mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam program kerja yang efektif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Bupati, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta menghilangkan ego sektoral dan memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program pembangunan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Pelantikan ratusan pejabat tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bima dalam melakukan penyegaran organisasi sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan penempatan pejabat sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi, pemerintah daerah berharap kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Bima terus meningkat.(Red).

COMMENTS