Media Cakrawala NTB.Com - Kembali M.Hatta Mahmud menyegel Dan Mendesak pihak Bank BNI Cabang Bima untuk mengosongkan rumah yang sudah 1 tahun lebih di beli dan meminta serahkan tanah Bangunan yang sudah kami bayar sejak Agustus tahun 2024. pihak bank selalu Menjanjikan sampai saat ini belum ada titik temunya sampai M.Hatta mahmud menurun aktifis atas nama Rara untuk berorasi di depan kantor Bank BNI Cabang Bima.
Untuk yang ketiga kalinya M.Hatta Mahmud menyegel kantor BNI cabang tente Woha karena merasa di rugikan dan ditipu oleh pihak Bank tersebut Suasana di Bank BNI Cabang Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, mendadak tegang pada Senin pagi (19/01/26). ketika seorang warga bernama Hatta Mahmud yang beralamat Di Desa Rabakodo yang diketahui sebagai pemenang lelang atas aset warung sate soto di Desa Tente, mendatangi kantor bank tersebut bersama beberapa anggotanya.
Sekitar pukul 08.30 WITA, Hatta Mahmud dan rombongan langsung memasuki kantor cabang tanpa basa-basi. Mereka kemudian memasang sebuah spanduk bertuliskan “MAKLUMAT: BNI PENIPU RAKYAT” di area depan kasir. Dan didepan kantor BNI Cabang Bima Aksi tersebut sontak menarik perhatian nasabah yang sedang bertransaksi, bahkan sebagian di antaranya terpaksa menunda aktivitasnya.
Beberapa menit setelah aksi berlangsung, aparat keamanan dari Polsek Woha di pimpin langsung Kapolsek WOHA AKP Muhtar beserta anggotanya dan Brimob tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan. Sekitar pukul 08.30 WITA, situasi berhasil dikendalikan dan dilakukan mediasi antara pihak bank dengan M.Hatta Mahmud didampingi Yusuf dan Rara Aktivis.
Dalam mediasi tersebut, M.Hatta Mahmud di Dampingi Rara aktivis dan mantan ompu naru Yusuf juru bicara Hatta, yang langsung bertemu dengan pihak BNI Cabang Tente bima dan melalui via WA seluler langsung bersama tim hukum, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dan masalah belum ada titik terang sampai saat ini..
“Masalah ini sudah satu tahun empat bulan berjalan dengan nilai lebih dari satu miliar lebih. Saya yang menang lelang, tapi justru orang lain yang menguasai objek itu dan sampai hari ini belum ada titik terang ungkap" Hatta pada wartawan.
Lanjut keluarga M Hatta Mahmud menginginkan kehadiran pimpinan BNI cabang bima untuk hadir tapi pimpinan tidak ada bisa hadir karena tugas luar dan pihak keluarga M Hatta Mahmud juga meminta dalam waktu sampai hari kamis untuk bisa hadir untuk meminta kejelasan dan bisa membikin surat perjanjian pihak pimpinan Bank BNI Cabang Bima.
Kapolsek WOHA AKP Muhtar meminta juga pimpinan pihak BNI cabang Bima untuk hadir untuk bisa menyelesaikan masalah, pihak keluarga M Hatta bisa menerima dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian dan kembali M Hatta menegaskan dalam waktu dekat seandainya pimpinan tidak hadir maka kami akan melakukan segel " Tutup M Hatta (Bahar).

COMMENTS